4T buat Penyeberang Jalan

Written by Andry Berlianto
Tuesday, 09 December 2008
Kira-kira apa yang ada di pikiran para pengendara motor melihat objek bernama pejalan kaki dan penyeberang ? Tanpa sadar para pengendara motor kurang menghargai mereka sebagai sesama pengguna jalan. Terkadang tidak dipedulikan bahkan hingga dibuat meminggir secara terpaksa. Tak jarang pejalan kaki harus urut dada menghadapi situasi sulit ketika ingin menyeberang jalan. Departemen Perhubungan Darat yang saat ini tengah gencar berkampanye soal keselamatan menyelipkan tips singkat bagaimana seharusnya seorang pejalan kaki menyikapi cara menyeberang jalan. Suatu hal mudah yang harus dibiasakan demi keselamatan.
Dalam situasi ini Dephub memperkenalkan istilah 4T, yaitu :

1. Tunggu Sejenak
Sabar, lalu sabar dan sabar. Itu sikap yang harus ditunjukkan saat melihat lalu lintas jalan raya ibukota. Salah sedikit saja tak akan luput dari senggolan kendaraan bermotor. Belum lagi jika harus menerima dipersalahkan karena tak jarang penyeberang ragu-ragu dalam bergerak. Yakinkan diri anda sebagai penyeberang dan fokus terhadap arah tujuan jalan.

2. Tengok Kanan
Biasakan selalu menengok ke kanan untuk melihat keadaan. Banyak kendaraan yang bergerak cepat, tapi tak jarang ada yang bergerak lambat. Secara tak sadar reflek gerak moncong motor akan mempengaruhi badan si penyeberang. Contohnya ketika moncong kendaraan bergerak ke kanan, badan seperti terbawa ke depan, ketika kendaraan bergerak ke kiri, badan seperti bergerak mundur.

3. Tengok Kiri
Kelar tengok kanan, jangan lupa tolehkan kepala ke kiri sekedar untuk mengantisipasi objek tak terduga. Acap kali ada saja kendaraan yang melawan arah hingga tak ayal muncul sebagai objek penebar bahaya.

4. Tengok Kanan Lagi
Kanan, kiri lalu tengok kanan lagi, yakinlah bahwa dalam sepersekian detik situasi jalan dan kendaraan sudah akan berubah secara signifikan. Respon pengendara pun berbeda-beda dalam menyikapi objek di jalan. Maka fokus dan konsentrasi dan hindari menjadi korban atas kesalahan pengendara atau bahkan kesalahan sendiri.

Empat langkah diatas sungguh sebuah tips sederhana dalam usaha penyeberang agar bisa melintas. Gunakan jalur zebra cross atau maksimalkan fungsi jembatan penyeberangan agar situasi negatif bisa dihindari. Bagi pengguna kendaraan pun sudah saatnya menghormati pemakai jalan lain, sama-sama menggunakan fasilitas umum dengan kadar yang berbeda tentunya harus dibarengi dengan sikap saling menghormati. Bisa ?

dari jalanraya.net

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s